menu123

Sunday, December 10, 2017

Biografi Sir Arthur Conan Doyle



Selamat bertemu kembali Sob. Kali ini saya mau share tentang biografi dari tokoh novelis yang saya gemari, Sir Arthur Ignatius Conan Doyle. Saya membaca novel ini pertama kali tahun 2015, itu ketika teman saya menyarankan untuk membaca novel sebagai hiburan. Iseng-iseng saya baca ternyata itu novel tentang detektif yang belakangan saya tahu itu novel pada akhir abad ke-19. Semakin dibaca isinya semakin menarik, tentunya dengan penarikan deduksi-deduksi ilmiah dari tokoh Sherlock Holmes yang ada di novel. Belakangan ini saya sudah mengoleksi 3 dari sekian banyak novel karangan Conan Doyle, dan rencananya pengen mengoleksi semua karya beliau yang berkaitan dengan Sherlock Homles. Oke... byar gak kelamaan dan telalu jauh menyimpang dari apa yang akan saya share kali ini. Langsung saja ini sedikit biografi beliau yang saya ambil dari berbagai sumber.
Sir Arthur Ignatius Conan Doyle merupakan penulis berkebangsaan Inggris. Salah satu karyanya yang terkenal adalah tentang petualangan Sherlock Holmes, detektif fiktif yang terkenal dengan kemampuan deduksinya dan kepandaiannya dalam memecahkan berbagai kasus sulit yang tidak bisa dipecahkan polisi dan detektif lain. Novel Sherlock Holmes yang pertama kali diterbitkan pada akhir abad ke-19 masih digemari sampai sekarang. Bahkan dalam komik Detective Conan karya Aoyama Gosho, tokoh utamanya sangat mengidolakan Sherlock Holmes dan nama Conan Edogawa diambil dari nama sang pencipta novel ini.
Conan Doyle lahir pada tanggal 22 Mei 1859 di Edinburgh, Skotlandia dan meninggal pada Senin 7 Juli 1930. Saat masih kanak-kanak, ibunya, Mary, seorang penutur cerita yang berbakat, menghiburnya dengan kisah-kisah yang berasal dari dalam buku maupun hasil karangannya sendiri. Cerita-cerita sang ibu sering kali berdasarkan perbuatan para kesatria dan para prajurit lainnya. Sebagai tambahan dari mendengarkan kisah-kisah ibunya, Arthur muda juga menyukai atletik, penggemar olah raga cricket, dan tetap menjadi insan olahraga sepanjang hidupnya.
Conan Doyle bersekolah di Stonyhurst sampai umur enam belas tahun sebelum belajar ilmu kedokteran di Universitas Edinburgh. Setelah membuka praktek kedokteran awalnya kehidupan Conan Doyle sangat susah karena dia hanya memiliki sangat sedikit pasien. Dia pun harus bekerja keras untuk memperoleh uang guna membiayai hidupnya. Karena memiliki banyak waktu luang ia lebih sering mengasah kemampuannya dalam menulis hingga beralih profesi dari dunia kedokteran menjadi penulis.
Selama di Edinburgh dia sangat terkesan dengan karakter salah satu guru disana, Dr. Joseph Bell. Conan Doyle mengagumi sang profesor karena kemampuannya dalam menarik kesimpulan meski tidak pernah bertemu sebelumnya. Dr. Bell dipercaya punya kemampuan untuk mendeduksi pekerjaan seseorang hanya dengan memeriksa orang itu secara fisik. Dipercaya kemampuan Dr. Bell tersebut telah membuat Arthur Conan Doyle sangat terkesan sehingga dia menggunakannya sebagai dasar dari karakter Sherlock Holmes.
Tokoh Sherlock Holmes diciptakannya Pada tahun 1886 dengan cerita berjudul A Study in Scarlet yang bukunya sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Penelusuran Benang Merah. Sherlock Holmes baru dikenal secara luas saat diterbitkan dalam sebuah cerita secara bersambung dalam Majalah Strand pada tahun 1891. Kumpulan cerita tersebut lalu dikumpulkan dalam satu buku berjudul The Adventures of Sherlock Holmes (Petualangan Sherlock Holmes). Beberapa tulisan terkenal lain yang dibintangi Sherlock Holmes termasuk novel The Hound of Baskervilles (1902) dan tiga koleksi cerita pendek, The Sign of Four (1890), The Adventures of Sherlock Holmes (1892), dan His Last Bow (1917). Ini membuat Conan Doyle terkenal di dunia internasional dan mempopulerkan novel - novel bergenre cerita detektif. Karakter Holmes mempunyai banyak pengikut yang berkembang, para pemuja tokoh ini masih tumbuh subur menjadi fan klub yang bersifat internasional, seperti Baker Street Irregular (Holmes di dalam cerita tinggal di Baker Street). Kepandaian sastra Conan Doyle beraneka ragam, membawa dia hampir setenar dalam novel cerita detektif. Dia juga menerbitkan novel – novel sejarah romantis seperti Micah Clarke (1888), The White Company (1890), Rodney Stone (1896), dan Sir Nigel (1906), A Story of Waterloo (1894). Tapi Doyle kemudian merasa bosan dengan karakter Sherlock Holmes, hingga dalam satu cerita Conan Doyle mengakhiri hidup Sherlock Holmes. Namun popularitas Sherlock Holmes di kalangan pembaca memaksa Conan Doyle untuk melanjutkan kembali cerita petualangan Sherlock Holmes.
Buku lain yang ia tulis selain novel Sherlock Holmes selama mengalami Perang Boer (1899 - 1902) adalah The Great Boer War (1900) dan The War in South Africa: Its Causes and Conduct (1902), dia mencoba membenarkan partisipasi Inggris dalam perang tersebut. Karena tulisan tersebut dia mendapatkan gelar bangsawan di tahun 1902. Dan selama perang ini Conan Doyle menyumbang waktunya bekerja sebagai seorang dokter tentara di Afrika Selatan dan secara resmi hasil kerjanya di Afrika Selatan itu diakui oleh pemerintah Inggris sehingga dia dianugrahi gelar “SIR”.  Selama Perang Dunia I dia menulis History of the British Campaign in France and Flanders (6 Volume, 1916 - 1920) sebagai penghargaan atas keberanian Inggris dalam perang.
Setelah kematian anak laki-lakinya Conan Doyle kemudian memperdalam minatnya yang lebih mendalam dalam hal-hal spiritual. Bukunya yang ter akhir tentang sejarah spiritual yang ditulis pada tahun 1926. Dia wafat di Crowborough, Sussex, Inggris, pada tanggal 7 Juli 1930.

Monday, July 10, 2017

SEJARAH SINGKAT TEOREMA PYTHAGORAS


Torema pythagoras merupakan teorema mengenai hubungan panjang sisi-sisi segitiga siku-siku. Jadi setiap segitiga siku-siku berlaku teorema pythagoras. Teorema Pythagoras memainkan peran yang sangat signifikan dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan matematika. Misalnya, untuk membentuk dasar trigonometri dan bentuk aritmatika, di mana bentuk ini menggabungkan geometri dan aljabar. Teorema ini adalah sebuah hubungan dalam Geometri Euclides di antara tiga sisi dari segitiga siku-siku. Teorema pythagoras bisa ditemukan pada materi matematika di jenjang SMP. Berikut bunyi teorema pythagoras.

KUADRAT HYPOTENUSA DARI SEGITIGA SIKU-SIKU ADALAH SAMA DENGAN JUMLAH KUADRAT DARI KAKI-KAKINYA (SISI SIKU-SIKUNYA)
Siapakah yang menemukan teorema pythagoras pertama kali? Kenapa bisa disebut sebagai teorema phytagoras. Pada abad keberapakah teorema pythagoras ditemukan? Tentunya hal ini pernah kalian pikirkan ketika kalian mempelajari teorema pythagoras yang bisa dianggap sederhana dalam mengingatnya namun memiliki ide yang begitu besar dalam dunia matematika. Soo.. untuk menjawab hal tersebut, mari kita simak penjelasan berikut yang bisa saya rangkum dari berbagai sumber.
Teorema Pythagoras mendapat namanya dari seorang ahli matematika Yunani kuno Pythagoras, karena dianggap yang pertama memberikan bukti teorema ini. Namun diyakini bahwa orang-orang mengetahui hubungan khusus antara sisi dari segitiga siku-siku, jauh sebelum Pythagoras. Walaupun fakta di dalam teorema ini telah banyak diketahui sebelum lahirnya Pythagoras, namun teorema ini dikreditkan kepada Pythagoras karena ia yang pertama kali membuktikan pengamatan ini secara matematis
Pythagoras adalah seorang ahli filsafat dan matematika yang lahir tahun 570 SM di Pulau Samos (Turki). Pythagoras juga disebut sebagai 'Bapak Bilangan', dia memberikan sumbangan yang penting dalam bidang filsafat dan keagamaan.
Sekitar 4000 tahun yang lalu, orang Babilonia dan orang Cina telah menyadari fakta bahwa sebuah segitiga dengan panjang sisi 3, 4, dan 5 harus merupakan segitiga siku-siku. Mereka menggunakan konsep ini untuk membangun sudut siku-siku dan merancang segitiga siku-siku dengan membagi panjang tali ke dalam 12 bagian yang sama, seperti sisi pertama pada segitiga adalah 3, sisi kedua adalah 4, dan sisi ketiga adalah 5 satuan panjang.
Sekitar 2500 tahun SM, Monumen Megalithic di Mesir dan Eropa Utara terdapat susunan segitiga siku-siku dengan panjang sisi yang bulat. Bartel Leendert van der Waerden meng-hipotesis-kan bahwa Tripel Pythagoras diidentifikasi secara aljabar. Selama pemerintahan Hammurabi the Great (1790 - 1750 SM), tablet Plimpton Mesopotamian 32 terdiri dari banyak tulisan yang terkait dengan Tripel Pythagoras. Di India (Abad ke-8 sampai ke-2 sebelum masehi), terdapat Baudhayana Sulba Sutra yang terdiri dari daftar Tripel Pythagoras yaitu pernyataan dari dalil dan bukti geometris dari teorema untuk segitiga siku-siku sama kaki.
Pythagoras (569-475 SM) menggunakan metode aljabar untuk membangun Tripel Pythagoras. Menurut Sir Thomas L. Heath, tidak ada penentuan sebab dari teorema ini selama hampir lima abad setelah Pythagoras menuliskan teorema ini. Namun, penulis seperti Plutarch dan Cicero mengatributkan teorema ke Pythagoras sampai atribusi tersebut diterima dan dikenal secara luas. Pada 400 SM, Plato mendirikan sebuah metode untuk mencari Tripel Pythagoras yang baik dipadukan dengan aljabar dan geometri. Sekitar 300 SM, elemen Euclid (bukti aksiomatis yang tertua) menyajikan teorema tersebut. Teks Cina Chou Pei Suan Ching yang ditulis antara 500 SM sampai 200 sesudah masehi memiliki bukti visual dari Teorema Pythagoras atau disebut dengan "Gougu Theorem" (sebagaimana diketahui di Cina) untuk segitiga berukuran 3, 4, dan 5. Selama Dinasti Han (202 SM - 220 M), Tripel Pythagoras muncul di Sembilan Bab pada Seni Mathematika seiring dengan sebutan segitiga siku-siku. Rekaman pertama menggunakan teorema berada di Cina sebagai 'theorem Gougu', dan di India dinamakan "Bhaskara theorem"

Sunday, May 14, 2017

Thursday, May 11, 2017

KAWITAN

          Kawitan berasal dari bahasa sansekerta yaitu Wit yang artinya asal mula. Asal mula manusia adalah Tuhan, maka sesungguhnya setiap orang punya kawitan. Jadi Kawitan adalah pengingat asal atau ada pula yang mendefinisikan Kawitan merupakan leluhur yang pertama kali datang di Bali atau lahir di Bali dan menetap di Bali sampai punya keturunan.
          Mengenai adanya banyak Kawitan, ini bersumber dari kondisi sosial dan kedudukan leluhur kita di masyarakat pada jaman dahulu. Jika misalnya leluhur kita dahulu pernah menjadi raja, maka keturunannya akan memakai nama Kawitan tersebut. Begitu pula jika seandainya leluhur kita dulu menjadi wiku, maka keturunannya akan memakai nama Kawitan tersebut.
        Kawitan baru ada pada saat pemerintahan dipegang oleh Dalem Baturenggong dengan dibantu Danghyang Nirarta yg diberi gelar Pedanda sakti Wawu Rauh. Pemerintahan ini setelah kalahnya Bali. Orang-orang Bali Mula yang sudah ada di Bali sebelum masuknya Dh Nirarta menjadi bingung untuk menelusuri jejak-jejak leluhur mereka yg sudah ada sebelum masuknya Dh Nirarrta. Sehingga banyak masyarakat Bali Mula masuk kedalam klompok Pasek.
        Orang-orang Bali Mula merupakan penduduk asli Bali. Diperkirakan yang menjadi cikal bakal manusia yang menempati pulau Bali adalah bangsa Austronesia dilihat dari peninggalan-peninggalan yang tersebar di Bali berupa alat-alat batu seperti kapak persegi. Bangsa Austronesia berasal dari daerah Tonkin, China kemudian mengarungi laut yang sangat luas menggunakan kapal bercadik. Kejadian ini terjadi kira-kira 2000 tahun sebelum Masehi. Bangsa ini memiliki kehidupan yang teratur dan membentuk suatu persekutuan hukum yang dinamakan thana atau dusun yang terdiri dari beberapa thani atau banua. Persekutuan hukum inilah yang diperkirakan menjadi cikal-bakal desa-desa di Bali. Bangsa inilah yang kemudian menurunkan penduduk asli pulau Bali yang disebut Orang Bali Mula atau ada juga yang menyebut Bali Aga.

PURA KAWITAN
          Pura Kawitan adalah tempat pemujaan roh suci leluhur dari umat Hindu yang memiliki ikatan “wit” atau leluhur berdasarkan garis keturunannya. Yang termasuk dalam pura kawitan adalah Sanggah/Merajan, Pura Pretiwi, Pura Ibu, Pura Panti, Pura Dadia, Pura Batur, Pura Penataran Dadia, Pura Dalam Dadia, Pura Pedharman. Pura Panti dan Pura Dadia pada dasarnya berada pada kelompok dan pengertian yang sama, artinya Pura Panti dapat pula disebut dengan Pura Dadia. Sama halnnya dengan sebutan sanggah dapat pula disebut dengan istilah merajan. Yang membedakannya hanyalah terletak pada jumlah penyiwi atau pemujanya. Dalam Lontar Sundarigama disebutkan bahwa (saya kutip dari salah satu artikel):
1. Setiap 40 KK agar mendirikan Panti,
2. Setiap 20 KK agar mendirikan Palinggih Ibu,
3. Setiap 10 KK agar mendirikan palinggih Pratiwi(Pertiwi)
4. Setiap keluarga agar mendirikan Palinggih Kamulan(sanggah/merajan).
Dari berbagai pura kawitan, pedharman dipandang sebagai tempat pemujaan tertinggi untuk memuja leluhur.

Sunday, May 7, 2017

PERBEDAAN BANJAR ADAT DAN BANJAR DINAS

         Tentunya hal yang kita hindari saat kita di tanya sesuatu oleh seseorang dan kita jawabnya tidak tahu. Ini pernah saya alami saat ditanya pertanyaan "apa bedanya banjar adat dengan banjar dinas" oleh adik sendiri, dan ketika itu saya jawab "kurang tahu juga" atau "mungkin sama". Nah dari hal tersebutlah saya search dimana-mana dan akhirnya nemu kesimpulan seperti artikel di bawah ini. Silahkan disimak Sob.
        Banjar, adalah pembagian wilayah administratif di Provinsi Bali, Indonesia di bawah Kelurahan atau Desa, setingkat dengan Rukun Warga (RW). Pada awalnya dahulu ketika masyarakat Bali masih murni mengandalkan sumber kehidupannya dari hasil pertanian, terutama padi, fungsi Banjar baru sebatas mengurusi pengaturan sistem pengairan di antara sawah-sawah para penduduk yang menjadi anggota Banjar. Seiring perkembangan dinamika masyarakat Bali, fungsi Banjar pun berkembang dan meluas hingga mengurusi hal-hal administratif seperti pembuatan KTP (bagi penduduk asli), Kipem (bagi pendatang), juga mengurus hal-hal seputar pengaturan upacara-upacara adat. Di Bali ada 2 jenis banjar, yaitu Banjar Dinas dan Banjar Adat.

Banjar Adat adalah suatu organisasi sosial yang dimiliki oleh setiap desa adat dibali. Karena salah satu syarat terbentuknya desa adat harus memiliki beberapa banjar adat. Banjar adat memiliki ikatan satu khayangan tiga dalam desa adat itu sendiri. Banjar adat fungsinya untuk urusan adat seperti dalam upacara agama di Pura-pura yang ada di desa bersangkutan, upacara perkawinan, ada kematian warga terutama yang beragama hindu. Anggota banjar adat itu sendiri merupakan warga asli diwilayah tersebut. Sifat-sifat banjar adat yaitu :
  • Keanggotaan bersifat homogen yaitu beragama sama (Hindu).
  • Kegiatan sosialnya meliputi pasuka-dukaan (suka-duka).
  • Diikat dengan awig-awig.
  • Dipimpin oleh kelian adat.
  • Bersifat otonom.

Banjar Dinas adalah suatu organisasi sosial yang boleh atau tidak dimiliki oleh setiap desa adat (tidak diwajibkan) di Bali. Banjar Dinas fungsinya untuk urusan pemerintahan, pembagian wilayah administratif, pengurusan KTP, Domisili atau hal dinas lainnya. Anggota banjar dinas merupakan orang – orang yang tidak asli dari desa adat tersebut. Anggota banjar dinas berasal dari orang – orang luar yang merantau atau sudah lama tinggal di dalam desa adat tersebut.
Sifat-sifat banjar dinas yaitu :
  • Keanggotaannya bersifat heterogen.
  • Kegiatan sosialnya tergantung dari program pemerintah.
  • Diikat oleh peraturan atau undang-undang dari pemerintah.
  • Dipimpin oleh kelian dinas.


Saturday, May 6, 2017

TRIK MENCARI HASIL KUADRAT BILANGAN 2 DIGIT YANG SATUANNYA 1

Sebelumnya saya sudah posting artikel untuk mencari hasil kuadrat bilangan 2 digit yang satuannya 5. Nah sekarang bisa dibilang lanjutan dari artikel sebelumnya yaitu trik mencari hasil kadrat bilangan 2 digit yang satuannya 1. Silahkan simak Sob.

Misalkan kita akan mencari hasil dari 212
  1. Kuadratkan angka sebelum 21, yaitu angka 20.  202 = 400
  2. Jumlahkan angka 21 dengan angka sebelumnya. Jadinya 21 + 20 = 41
  3. Jumlahkan langkah pertama dan langkah kedua. Jadinya 400 + 41 = 441
  4. Jadi 212 = 441 

Contoh lain, misalkan kita akan mencari hasil dari 312
  1. Kuadratkan angka sebelum 31, yaitu angka 30.  302 = 900
  2. Jumlahkan angka 31 dengan angka sebelumnya. Jadinya 31 + 30 = 61
  3. Jumlahkan langkah pertama dan langkah kedua. Jadinya 900 + 61 = 961
 Sobat bisa nyoba bilangan yang lain, tapi ingat hanya berlaku bilangan 2 digit dan satuannya 1.

Friday, May 5, 2017

CATATAN PENTING MATERI TURUNAN

Kembali lagi Sob. Kali ini saya mau posting materi turunan, namun disini saya anggap Sobat sekalian sudah mahir untuk menurunkan suatu fungsi. Saya tidak akan membahas bagaimana cara menurunkan suatu fungsi pada postingan kali ini, tetapi saya ingin membuat catatan penting mengenai turunan. Mungkin ini bisa dibilang aplikasi dari turunan. Silahkan langsung simak Sob.

Keterangan:
  • $f'(x)$ merupakan turunan pertama dari $f(x)$
  • $f''(x)$ merupakan turunan kedua dari $f(x)$
Gradien garis singgung (m)
  • Gradien garis singgung pada kurva $y = f(x)$ adalah $m = y' = f '(x)$
Fungsi Naik dan Fungsi Turun
  • $f(x)\ naik\ \rightarrow f'(x)>0$
  • $f(x)\ turun\ \rightarrow f'(x)<0$


Mencari nilai minimum / maksimum $f(x)$
  • $f(x)$ akan maksimum / minimum jika $f '(x) = 0$
Misalkan f adalah fungsi bernilai real yang kontinu dan memiliki turunan pertama dan kedua, sehingga
  • Jika $f'(x_1)=0$, maka titik $(x_1,f(x_1))\rightarrow$ titik stasioner/kritis
  • Jika $f'(x_1)=0$ dan $f'(x_1)>0$, maka titik $(x_1,f(x_1))\rightarrow$ titik balik minimum
  • Jika $f'(x_1)=0$ dan $f'(x_1)<0$, maka titik $(x_1,f(x_1))\rightarrow$ titik balik maksimum

  • Jika $f''(x_1)=0$, maka titik $(x_1,f(x_1))\rightarrow$ titik belok fungsi



Definisi : Fungsi (f) dikatakan kontinu di $c ∊ [a,b]$ jika dipenuhi ketiga hal berikut.
  • Fungsi (f) terdefinisi di (c), yaitu $f(c)$ ada
  • $\lim_{x\rightarrow c} f(x)$ ada
  • $\lim_{x\rightarrow c} f(x)=f(c)$
Jarak (s(t)), Kecepatan (v(t)), Percepatan (a(t))
  • $v(t) = s'(t)$ → Kecepatan adalah turunan pertama dari fungsi jarak dalam t
  • $a(t) = v'(t) = s''(t)$ → Percepatan adalah turunan pertama dari kecepatan

Wednesday, May 3, 2017

TRIK MENCARI HASIL KUADRAT BILANGAN DIGIT 2 YANG SATUANNYA 5

Tentunya, menguasai beberapa trik dalam perhitungan matematika akan memudahkan kita dalam menyelesaikan soal. Nah dalam postingan saya kali ini, saya akan membagikan trik mencari hasil kuadrat bilangan digit 2 yang satuannya 5. Langsung saja silahkan simak Sob.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
(Puluhannya sebagai angka pertama, satuannya sebagai angka kedua)
Kita akan mencari kuadrat dari 15.
  1. Lihat angka pertama. Kalikan angka pertama dengan dirinya sendiri yang telah ditambahkan 1. Bilangan 15, angka pertama 1, angka kedua 5. Maka (1 x (1 + 1)) = 2
  2. Lihat angka Kedua. Kalikan angka kedua dengan dirinya sendiri. Maka 5 x 5 = 25
  3. Gabungkan hasil langkah 1 dengan langkah 2. Jadinya 2 & 25 = 225
  4. Jadi 152 = 225
Contoh lain, kita akan mencari kuadrat dari 25
  1. Lihat angka pertama. Kalikan angka pertama dengan dirinya sendiri yang telah ditambahkan 1. Bilangan 25, angka pertama 2, angka kedua 5. Maka (2 x (2 + 1)) = 6
  2. Lihat angka Kedua. Kalikan angka kedua dengan dirinya sendiri. Maka 5 x 5 = 25
  3. Gabungkan hasil langkah 1 dengan langkah 2. Jadinya 6 & 25 = 625
  4. Jadi 252 = 625
Sobat bisa nyoba bilangan yang lain, tapi ingat hanya berlaku bilangan 2 digit dan satuannya 5.

Monday, May 1, 2017

TEOREMA PERTIDAKSAMAAN SEGITIGA

Saat mengajar siswa SMP, saya sempet bingung mengenai pertannyaan “Sisi-sisi di bawah ini yang dapat membentuk sebuah segitiga adalah?”. Kurang lebih seperti itu pertanyaannya. Pada saat itu di pikiran saya semua ukuran segitiga asalkan ketiganya tidak sama panjang dapat dibuat segitiga. Tapi ternyata itu salah setelah saya cari di berbagai sumber. Jadi silahkan simak rangkuman yang telah saya buat Sob.

Wednesday, April 26, 2017

ANGKA ROMAWI

Postingan ini saya buat berdasarkan pengalaman mengajar siswa SD kelas IV (Kurikulum KTSP). Saya tertarik mempostingnya karena ini merupakan suatu catatan bagi saya dan sewaktu-waktu bisa saya buka dimanapun. Angka romawi ini banyak digunakan, contohnya saja di peringkat kelas, atau tingkatan dalam kelas beberapa orang dengan sengaja ataupun tidak menggunakan angka romawi. Nah... berdasarkan hal itu saya mencari di beberapa sumber mengenai angka romawi, dan jadilah artikel di bawah ini. Silahkan di simak Sob.

Tuesday, April 25, 2017