menu123

Monday, April 11, 2016

PENGERTIAN PENDEKATAN, STRATEGI, METODE, TEKNIK, TAKTIK


Sewaktu semester 3, saya sudah memprogramkan membuat penelitian untuk menyelesaikan kuliah, dan penelitian yang saya ambil adalah penelitian eksperimen. penelitian eksperimen dalam bidang penelitian tidak bisa lepas dari yang namanya pendekatan, strategi, teknik, model dsb. Karena sewaktu saya buat penelitian dulu bukan eksperimen yang saya ambil, melainkan kualitatif dan astungkara saja lancar dulu. Nah.. untuk penelitian eksperimen ini saya perlu lagi belajar dari awal karena tidak ada pengalaman untuk membuatnya. Hal yang pertama saya pelajari mengenai apa itu model, strategi dsb. Di sini saya akan menshare pengertian-pengertian tersebut yang saya dapat dari berbagai sumber terutama buku. Semoga berguna bagi mahasiswa yang mau semester akhir dan memprogramkan skripsi. Atau bisa langsung cek di bukunya karena yang saya sampaikan di sini berdasarkan buku yang pernah saya baca. Langsung saja cek di bawah Sob.
Strategi awal mulanya muncul pada dunia militer. Pada saat itu strategi digunakan untuk memperoleh kesuksesan/keberhasilan dalam mencapai tujuan. Strategi pembelajaran merupakan perencanaan yang berisi
tentang ringkasan kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Strategi ini dapat dipandang dari dua hal yaitu (1) strategi merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan) termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya / kekuatan dalam pembelajaran (baru sampai penyusunan rencana kerja, belum sampai tindakan). (2) strategi disusun untuk mencapai tujuan tertentu (perlu dirumuskan tujuan yang jelas). Kemp (1995), strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien.
Metode yaitu merealisasikan strategi yang telah di tetapkan. Contohnya: pada strategi ekspositori, metode yang digunakan bisa metode ceramah, metode tanya jawab, metode diskusi. Kalau strategi menunjukan pada sebuah perencanaan untuk mencapai sesuatu, sedangkan metode adalah cara yang dapat digunakan untuk melaksanakan strategi.
Pendekatan merupakan titik tolak /  sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. Pendekatan merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum. Strategi dan metode tergantung pada pendekatan. Roy Killen (1998) menyatakan pendekatan ada dua yaitu pendekatan yang berpusat pada guru dan pendekatan yang berpusat pada siswa. Pendekatan yang berpusat pada guru bisa menggunakan strategi pembelajaran langsung, pembelajaran deduktif, pembelajaran ekspositori sedangkan pendekatan yang berpusat pada siswa bisa menggunakan strategi pembelajaran discovery, pembelajaran inkuiri, pembelajaran induktif.
Teknik dan taktik mengajar merupakan penjabaran dari metode pembelajaran. Teknik merupakan cara yang dilakukan seseorang dalam rangka mengimplementasikan suatu metode. Contohnya: melakukan proses ceramah memperhatikan kondisi dan situasi. Berceramah pada siang hari dengan jumlah siswa yang banyak tentu saja akan berbeda jika ceramah dilakukan pada pagi hari dengan siswa yang terbatas. Taktik merupakan gaya seseorang dalam melaksanakan suatu teknik /  metode tertentu. Misalnya: walaupun dua orang sama-sama menggunakan metode ceramah dalam situasi dan kondisi yang sama, sudah pasti mereka akan melakukan secara berbeda. Misalnya dalam taktik menggunakan ilustrasi / /menggunakan gaya bahasa yang mudah agar meteri yang disampaikan mudah dipahami.
Jadi urutan dari yang paling umum yaitu pedekatan, strategi, metode, teknik, taktik. Untuk model itu merupakan gabungan dari pendekatan, strategi, metode, teknik, dan taktik. Suatu model pembelajaran harus terdapat sintaks, sistem sosial, prinsip reaksi, sistem pendukung, dampak instruksional dan dampak pengiring. Sintaks dideskripsikan dalam urutan aktivitas-aktivitas yang disebut fase, setiap model mempunyai alur fase berbeda. Sistem sosial adalah pola hubungan antara guru dengan siswa yang terjadi pada saat proses pembelajaran. Sistem pendukung merupakan segala sesuatu yang dibutuhkan siswa untuk mendapatkan informasi yang sesuai dan diperlukan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Prinsip reaksi menceritakan bagaimana guru menyikapi siswa dan bagaimana siswa merespon tugas yang diberikan oleh guru. Dampak intruksional adalah hasil belajar yang diperoleh secara langsung sesuai tujuan yang diharapkan. Dampak pengiring (murturant effect) adalah hasil belajar di luar dari tujuan yang ingin dicapai.

Sumber:   dari buku “Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan” oleh Dr. Wina Sanjaya, M.Pd.

No comments:

Post a Comment