Loading [MathJax]/jax/output/CommonHTML/fonts/TeX/fontdata.js

menu123

Saturday, December 19, 2020

Contoh Soal Mean, Median, Modus Data Bekelompok

Perhatikan data berat badan siswa pada tabel di bawah.
Tentukan mean, median dan modus dari data di atas.
1. Mean
❤ Cara Pertama. Rumus → ˉx=xififi
Nilai tengah dicari melalui 12 dari batas bawah + batas atas.
Nilai tengah kelas ke-1 =12(41+45)=43
Nilai tengah kelas ke-2 =12(46+50)=48
Nilai tengah kelas ke-3 =12(51+55)=53, dst
Jika dibuatkan dalam tabel akan seperti di bawah ini.
Maka: ˉx=xififi=297046=59,4
❤ Cara Kedua. Rumus → ˉx=¯xs+fidifi
Misalkan rata-rata sementara (¯xs=58). Ini adalah nilai tengah dari interval yang berada di tengah. Kalau memilih nilai rata-rata sementara yang lain boleh saja asalkan berupa nilai tengah pada interval yang disediakan. Jadi dapat dibuat tabel seperti di bawah ini.
Maka: ˉx=¯xs+fidifi=58+7050=58+1,4=59,4
❤ Cara Ketiga. Rumus → ˉx=¯xs+lficifi
Rata-rata sementara tetap kita pilih (¯xs=58). Tepi atas kelas pertama adalah =45+0.5=45,5. Tepi bawah kelas pertama adalah =410,4=40,5. Panjang kelas (l) adalah 45,540,5=5. Panjang kelas sama untuk setiap interval yaitu 5.

Maka: ˉx=¯xs+lficifi=58+5(1450)=58+1,4=59,4.

2. Modus
Rumus → Mo=TBMo+l(d1d1+d2)
Lihat tabel di bawah ini.
Yang isi kotak merah itu merupakan kelas modus, karena pada kelas tersebut memiliki frekwensi paling banyak yaitu 15.➤ l=5
d1=156=9
d2=1511=4
TBMo=560,5=55,5
Maka: Mo=TBMo+l(d1d1+d2)=55,5+5(99+4)=55,5+3,46=58,96

3. Median
Kelas median =24N=24.50=25. Ini dihitung dari frekwensi komulatif, data ke 25 itu berada di kelas mana.

Untuk mencari median lihat tabel berikut agar lebih jelas.
Maka: Q2=TB2+l(24NfK2f2)=55,5+5(24501315)=55,5+(2513)3=59,5.
Untuk mencari kuartil 1/Q1 dan kuartil 3/Q3 caranya sama. Kelas Q1 dan Q3 dapat dicari dengan rumus i4N, dengan i adalah menyatakan kuartil keberapa.

Thursday, July 9, 2020

Ukuran Pemusatan Data Berkelompok

Beberapa istilah dalam pemusatan data berkelompok yang perlu diketahui:
a. Kelas adalah kelompok-kelompok data yang berbentuk ab
b. Batas kelas adalah nilai-nilai yang terdapat pada suatu kelas. Nilai ujung bawah = batas bawah dan nilai ujung atas = batas atas.
c. Tepi kelas.
⧫  Tepi atas kelas atau batas atas nyata adalah batas atas di tambah 0,5 [Jika data di catat dalam ketelitian satuan]
⧫  Tepi bawah kelas atau batas bawah nyata adalah batas bawah dikurangi 0,5 [jika data dicatat dengan ketelitian satuan]
d. Panjang kelas = tepi atas - tepi bawah
e. Titik tengah kelas = 12 [tepi atas-tepi bawah]
f. Frekwensi adalah banyak data pada setiap kelas.

RATA-RATA/MEAN [ˉx]
Cara 1: Rumus → ˉx=xififi
Keterangan :
ˉx adalah nilai rata-rata atau mean
xi adalah nilai tengah masing-masing interval. Contoh x3 maksudnya adalah nilai tengah pada interval ke-3
fi adalah frekwensi pada masing-masing interval
 Cara 2: Rumus → ˉx=¯xs+fidifi
Keterangan :
¯xs adalah nilai rata-rata sementara. Umumnya dipilih nilai tengah pada interval yang berada di tengah.
di=x1¯xs
Cara 3: Rumus → ˉx=¯xs+lficifi
Keterangan:
l adalah panjang kelas
ci adalah koding.

MODUS [Mo]
Rumus → Mo=TBMo+l(d1d1+d2)
Keterangan:
TBMo adalah Tepi bawah kelas modus
d1 adalah selisih frekwensi kelas modus dan frekwensi kelas sebelumnya
d2 adalah selisih frekwensi kelas modus dan frekwensi kelas sesudahnya
l adalah panjang kelas

MEDIAN DAN KUARTIL [Qi]
Rumus → Qi=TBi+l(i4NfKifi)
Median = Kuartil 2 atau (Q2)
Keterangan :
Qi adalah tepi kelas bawah kuartil
fKi adalah frekwensi komulatif sebelum kelas Qi
fi adalah frekwensi kelas Qi
N=f

Monday, July 6, 2020

Pembahasan Soal SBMPTN Logaritma [1]

Berikut merupakan soal-soal persiapan SBMPTN yang dapat kalian pelajari mengenai materi logaritma.
1. Penyelesaian dari pertidaksamaan 3log|63x|>1 adalah ...
Pembahasan
3log|63x|>1
3log|63x|>3log3
|63x|>3
(63x)2>32
3636x+9x2>9
44x+x2>1
x24x+3>0
(x3)(x1)>0
x=3 atau x=1
Jadi x<1 atau x>3

2. Jika 3log2=a, 2log5=b, maka nilai 3+ab2+3a sama dengan ...
Pembahasan
3+ab2+3a=3+3log2.2log52+3.3log2
             =3+3log2.2log52+3.3log2
             =3log33+3log53log32+3log23
             =3log27.53log9.8
             =3log1353log72
             =72log135

3. Himpunan nilai-nilai x yang memenuhi pertidaksamaan 2log|x2|< 2log|3x1|1, adalah ...
Pembahasan
2log|x2|< 2log|3x1|1
2log|x2|< 2log|3x1|2log2
2log|x2|< 2log|3x1|2
|x2|<|3x1|2
x24x+4<9x26x+14
4x216x+16<9x26x+1
5x2+10x15>0
(x1)(x+3)>0
x=1 atau x=3
Jadi x<3 atau x>1

4. Jika diketahui (alog x)24(alog x)+30 dan a>1, maka hubungan a dan x adalah ...
Pembahasan
(alog x)24(alog x)+30, misalkan y=alog x maka
y24y+30
(y3)(y1)0
y=3 atau y=1, karena pertidaksamaan [] maka
y1 atau y3
y3 alog x3xa3
y1 alog x1xa1



Thursday, June 25, 2020

Pembahasan Soal SBMPTN Vektor [1]

SBMPTN 2017
Diketahui vektor-vektor a,b, dan c dengan b=(2,1),bc dan abc=0. Jika |a|=5 dan sudut antara a dan b adalah α, maka luas segitiga yang dibentuk ujung-ujung vektor a,b, dan c adalah ...
Pembahasan
abc=0
a=b+c
b.a=b.b+b.c
b.a=(2,1).(2,1)+0
b.a=4+1=5
       a.a=a.b+a.c
       |a|2=b.a+a.c
       25=5+a.c
       20=a.c
c adalah proyeksi vektor a pada c, maka
 |c|=a.c|c|
 |c|2=a.c
 |c|2=20
 |c|=25
 LΔ=12|b|.|c|=12.5.25=5

Vektor a dan b membentuk sudut tumpul α dengan sin α=17. Jika |a|=5 dan |b|=7 dan b=a+c, maka a.c=...
Pembahasan
sin α=17cos α=67, [gunakan segitiga]
    b=a+c
    ba=c
    a.ba.a=a.c
    |a|.|b|.cos α|a|2=a.c
    5.7.67(5)2=a.c
    305=a.c

Diketahui vektor a=(4,6), b=(3,4), dan c=(p,0). Jika |ca|=10, maka cosinus sudut antara b dan c adalah ...
Pembahasan
|ca|=|c|2+|a|22.a.c
10=p2+(42+62)2.4.p
100=p2+528p
p28p48=0
(p+4)(p12)=0
p=4 atau p=12
♣ Untuk p=4
      b.c=|b|.|c|cos α
      3.(4)+4.0=5.4cos αcos α=35
♣ Untuk p=12
     b.c=|b|.|c|cos α
     3.12+4.0=5.12cos αcos α=35

Diketahui tiga vektor  a,b, dan c dengan |b|=3, |c|=4, dan a=cb. Jika γ adalah sudut antara vektor a.a=25, maka sin γ=...
Pembahasan
a=cb
b=ca
b.c=c.ca.c=|c|225=1625=9
    b.c=|b|.|b|cos γ
    9=3.4.cos γ
    34=cos γsin γ=74

Thursday, June 18, 2020

Pembahasan Soal SBMPTN Integral [1]

SBMPTN 2018
Nilai 3613x(3+x)32dx adalah ...
Pembahasan
Misalkan:
3613x(3+x)32dx
u=3+xdudx=12x12du=12xdx
Untuk menyederhanakan perhitungan, kita ubah batasnya
untuk batas bawah x=1u=3+1=4
untuk batas atas x=36u=3+36=9
   =3613x(3+x)32dx
   =3616(3+x)3212xdx
   =943u32du
   =946u32du
   =[612u32]94
   =12[1914]
   =12(1312)
   =4+6=2


SBMPTN 2018
Daerah R dibatasi oleh y=x, y=x+6 dan sumbu-x. Volume benda padat yang di dapat dengan memutar R terhadap sumbu-x adalah ...
Pembahasan
Kalau di gambar, kedua fungsi berikut menjadi

Titik A adalah titik potong kedua grafik, maka
x=x+6
x=x212x+36
x213x+36=0
(x9)(x4)=0x=9 atau x=4 pilih x=4
Karena benda putar, maka volumenya adalah
V=π40(x)2dx+π64(x+6)2dx
    =π[12x2]40+[13(x+6)]64
    =8π+83π=323π satuan luas

Jika f(x)=xx6t2dt maka f(x)=18 untuk x=...
Pembahasan
g(t)=6t2 merupakan fungsi genap, karena g(t)=6(t)2=6t2=g(t). Maka
f(x)=xx6t2dt=2x06t2dt=[4t3]x0=4t32
f(x)=4.32x12
18=6x
3=xx=9


Jika nilai abf(x)dx=5 dan acf(x)dx=0, maka bcf(x)dx=...
Pembahasan
abf(x)dx=5baf(x)dx=5
acf(x)dx=0caf(x)dx=0caf(x)dx=0
Jadi caf(x)dx=baf(x)dx+cbf(x)dx
               0=5+cbf(x)dx
               5=cbf(x)dxbcf(x)dx=5

Wednesday, June 10, 2020

SIFAT-SIFAT DETERMINAN DAN INVERS MATRIKS

DETERMINAN MATRIKS
Misalkan matriks A dengan orde 2×2, A=(abcd). Maka determinan dari matriks A adalah det (A)=|A|=a.db.c. Untuk determinan matriks orde 3×3 dan yang lainnya akan dijelaskan pada artikel lain.
Sifat-sifat determinan matriks adalah sebagai berikut:
1. |A|=det(A)
2. |At|=|A|, dimana At adalah tranpose dari matriks A.
3. |A.B|=|A|.|B|, dimana A dan B adalah matriks. Sifat ini dapat diperumum misalkan tiga matriks |A.B.C|=|A|.|B|.|C| atau lebih dari tiga matriks.
4. |An|=|A|n
5. |A1|=1|A|
6. |bAm×m|=bm|A| dimana b adalah koefisien dan m×m adalah orde dari matriks A.
Contoh soal.
1. Diberikan matriks A=(4352). Tentukan determinan dari matriks A.
Pembahasan
Determinan dari matriks A adalah det (A)=|A|=4.23.5=815=7

2. Jika A=(1471)B=(4152)  dan A+3Ct=2B, maka nilai det(C)=...
Pembahasan
A+3Ct=2B
3Ct=2BA
3Ct=2(4152)(1471)
3Ct=(1471)(1471)
3Ct=(9633)
32det(Ct)=2718
9 det(C)=9det(C)=1


INVERS MATRIKS
Invers dari matriks A adalah A1. Misalkan matriks A dengan orde 2×2, A=(abcd). Maka A1=1|A|(dbca). Untuk invers matriks orde 3×3 dan yang lainnya akan dijelaskan pada artikel lain.
Sifat-sifat invers matriks adalah sebagai berikut:
1. (A1)1=A
2. A1.A=A.A1=I
3. AB=I artinya A dan B saling invers yaitu A1=B dan B1=A
4. (AB)1=B1.A1
5. AB=CA=C.B1 atau B=A1.C
Contoh soal.
1. Diberikan matriks A=(4352). Tentukan invers dari matriks A.
Pembahasan
det (A)=|A|=4.23.5=815=7.
Invers dari matriks A adalah A1=1|A|(2354)=17(2354)=(2/73/75/74/7)

2. Diketahui matriks A=(2513), C=(4635) Jika B memenuhi A.B=C, maka det(2B1) adalah ...
Pembahasan
Dalam hal ini, kita menggunakan sifat-sifat dari determinan dan invers.
A.B=C
det(A.B)=det(C)
det(A).det(B)=det(C)
(2.3(5).1).det(B)=4.56.3
1.det(B)=2det(B)=2

det(2.B1)=22.det(B1)
                   =4.1det(B)
                   =4.12=2


Tuesday, June 2, 2020

SUDUT DUA BUAH LINGKARAN

Sudut dua buah lingkaran didefinisikan sebagai sudut yang dibentuk oleh garis-garis singgung pada kedua lingkaran itu di titik potongnya. Misalkan di ketahui:
L1:x2+y2+A1x+B1y+C1=0
L2:x2+y2+A2x+B2y+C2=0
Lingkaran L1 dan L2 berpotongan di titik P dan masing-masing mempunyai garis singgung g1 dan g2 seperti gambar di bawah. Sudut antara lingkaran L1 dan L2 adalah α.

Berdasarkan gambar di atas, maka:
L2PL1=L2PB+BPL1=90o+BPL1
CPB=CPL1+BPL1=90o+BPL1
L2PL1=CPB
Jadi α=180oCPB=180oL2PL1
Kedua lingkaran itu akan berpotongan tegak lurus apabila garis-garis singgung berimpit dengan jari-jari kedua lingkaran. Lihat gambar di bawah ini.
Dari gambar di atas, terlihat bahwa r1r2, sehingga ΔL1PL2 adalah segitiga siku-siku di P. Diketahui L1(12A1,12B1),L2(12A2,12B2),r1=14(A1)2+14(B1)2C1 dan r2=14(A2)2+14(B2)2C2.
Sehingga berlaku
(L1L2)2=(r1)2+(r2)2
(12A2(12A1))2+(12B2(12B1))2=14(A1)2+14(B1)2C1+14(A2)2+14(B2)2C2
14(A2A1)2+14(B2B1)2=14((A1)2+(B1)24C1)+14((A2)2+(B2)24C2)
(A2A1)2+(B2B1)2=(A1)2+(B1)24C1+(A2)2+(B2)24C2
(A2)22A1A2+(A1)2+(B2)22B1B2+(B1)2=(A1)2+(B1)24C1+(A2)2+(B2)24C2
2A1A22B1B2=4C14C2
A1A2+B1B2=2C1+2C2
Jika diketahui lingkaran:
L1:x2+y2+A1x+B1y+C1=0
L2:x2+y2+A2x+B2y+C2=0
maka, kedua lingkaran tersebut tegak lurus jika A1A2+B1B2=2C1+2C2
Lihat juga: Materi Lingkaran, UN Lingkaran

TRANSFORMASI [PENCERMINAN/REFLEKSI]

Pencerminan/Refleksi adalah transformasi yang memindahkan titik atau bangun dengan menggunakan sifat pembentukan bayangan oleh sebuah cermin.
Ingat!
Jika suatu transformasi dapat disajikan sebagai matriks  M=[abcd], maka (x,y)M(x,y) dengan [xy]=[abcd][xy]
Rumus-rumus refleksi
❤ Refleksi terhadap sumbu-x
(x,y)ref sumbux(x,y)
Matriks pencerminan terhadap sumbu-x adalah M=[1001]
❤ Refleksi terhadap sumbu-y
(x,y)ref sumbuy(x,y)
Matriks pencerminan terhadap sumbu-y adalah M=[1001]
❤ Refleksi terhadap garis y=x
(x,y)ref garis y=x(y,x)
Matriks pencerminan terhadap garis y=x adalah M=[0110]
❤ Refleksi terhadap garis y=x
(x,y)ref garis y=x(y,x)
Matriks pencerminan terhadap garis y=x adalah M=[0110]
❤ Refleksi terhadap titik asal (0,0)
(x,y)ref titik asal(x,y)
Matriks pencerminan terhadap titik asal adalah M=[1001]
❤ Refleksi terhadap garis x=k
(x,y)ref garis x=k(2kx,y)
Matriks pencerminan terhadap garis x=k adalah [xy][1001][xky]+[k0]
❤ Refleksi terhadap garis y=k
(x,y)ref garis y=k(x,2ky)
Matriks pencerminan terhadap garis y=k adalah [xy][1001][xyk]+[0k]
❤ Refleksi terhadap garis y=x+k
(x,y)ref garis y=x+k(yk,x+k)
Matriks pencerminan terhadap garis y=x+k adalah [xy][0110][xyk]+[0k]
❤ Refleksi terhadap garis y=x+k
(x,y)ref garis y=x+k(y+k,x+k)
Matriks pencerminan terhadap garis y=x+k adalah [xy]=[0110][xyk]+[0k]
❤ Refleksi terhadap garis y=mx, dimana m=tan α
Matriks pencerminan adalah [xy]=[cos 2αsin 2αsin 2αcos 2α][xy]

CONTOH SOAL
1. Hasil pencerminan titik A(3,2) terhadap garis y=x adalah ...
Pembahasan
Berdasarkan rumus di atas maka (3,2)ref garis y=x(2,3) atau kalau kita menggunakan matriks tranformasi jadinya [xy]=[0110][32]=[23]
Jadi Hasil pencerminan titik A(3,2) terhadap garis y=x adalah A(2,3)
2. Hasil pencerminan garis y=x+3 terhadap garis y=2 adalah ...
Pembahasan
Misalkan kita ambil sebarang titik (x,y) yang berada pada garis y=x+3. Maka sesuai rumus trasformasi di atas (x,y)ref garis y=2(x,4y), dimana (x,y)=(x,4y). x=x dan y=4yy=4y.
Substitusi  x=x dan y=4y ke persamaan y=x+3. Maka diperoleh y=x+34y=x+3y=x1y=1x. Dengan menghilangkan aksennya merupakan hasil dari perncerminan terhadap garis y=2 yaitu y=1x.
Cara seperti ini juga berlaku jika yang dicerminkan adalah lingkaran maupun elips.

Lihat juga materi barisan dan deret, dimensi tiga, integral, limit, lingkaran

Sunday, May 24, 2020

Perbedaan Permutasi dan Kombinasi

❤❤PERMUTASI❤❤
Permutasi dari sekumpulan unsur-unsur adalah cara penyusunan/memilih unsur-unsur yang berbeda dengan memperhatikan urutan (ABBA). Misalkan dalam suatu kelas akan dipilih 4 orang sebagai perangkat kelas yaitu ketua, wakil, sekretaris dan bendehara. Dalam soal ini memperhatikan urutan, karena misalkan si A sebagai ketua, si B sebagai wakil, si C sebagai sekretaris dan si D sebagai bendehara berbeda dengan si C sebagai ketua, si A sebagai wakil, si B sebagai sekretaris dan si D sebagai bendehara. Biarpun orang-orang yang di pilih sama yaitu si A,B,C,D tetapi keempat orang itu menempati posisi yang berbeda maka dapat dikatakan sebagai memperhatikan urutan. 
Jenis-jenis permutasi
1. Permutasi n unsur yang di ambil dari n unsur yang ada.
     P(n,n)=nnP=n!(nn)!=n!
2. Permutasi r unsur yang di ambi dari n unsur yang ada, dengan r<n
    P(n,r)=nrP=n!(nr)!
3. Permutasi n unsur yang di ambil dari n unsur yang ada, dimana dari n unsur tersebut terdapat m unsur yang sama, k unsur yang sama dan l unsur yang sama
    n!(m!.k!.l!) 
4. Permutasi siklis melingkar dari n unsur 
    (n1)!
Contoh soal
1. Terdapat 5 orang yang akan duduk berjejer untuk mengantre. Berapa banyak cara susunan antrean tersebut?
Pembahasan
Misalkan orang yang akan mengantre adalah si A,B,C,D,E. Posisi tempat duduk A,B,C,D,E berbeda dengan B,A,C,D,E. Maka dalam soal ini menggunakan permutasi 5 unsur dari 5 unsur yang ada. Maka P(5,5)=55P=5!(55)!=5!=5×4×3×2×1=120 cara
2. Dalam suatu kelas yang terdiri dari 20 siswa akan dipilih 4 orang untuk menjadi ketua kelas,  wakil, sekretaris dan bendehara. Tentukan banyak cara memilih ke empat orang tersebut.
Pembahasan
Dari soal maka dapat digunakan permutasi 4 unsur dari 20 unsur yang ada, maka  P(20,4)=204P=20!(204)!=20×19×18×17×16!16!=20×19×18×17.
3. Banyaknya cara menyusun kata MATEMATIKA adalah
Pembahasan
MATEMATIKA terdiri dari 10 huruf, ada 2 huruf T, 2 huruf M, 3 huruf A. Maka banyak cara menyusun kata tersebut adalah 10!(2!.2!.3!)=10.9.2.7.5.3.2.1
4. Lima orang dalam keluarga akan duduk melingkar untuk makan malam bersama. Berapa banyak cara susunan duduk kelima orang tersebut.
Pembahasan
Dari soal maka dapat dicari dengan permutasi siklis [melingkar] dari 5 unsur, maka (51)!=4!

❤❤KOMBINASI❤❤
Kombinasi dari sekumpulan unsur-unsur adalah cara penyusunan unsur-unsur yang berbeda tanpa memperhatikan urutan AB=BA. Misalkan dalam suatu kelas akan dipilih 4 orang untuk mewaliki perlombaan matematika. Dalam soal ini tidak memperhatikan urutan karena yang dipilih hanya 4 orang misalkan si A,B,C,D dan tidak ada perbedaan dalam posisi, jabatan atau yang lainnya.
Jenis-jenis kombinasi
1. Kombinasi n unsur yang di ambil dari n unsur yang ada.
     C(n,n)=nnC=n!(nn)!.n!=1
2. Kombinasi k unsur yang di ambi dari n unsur yang ada, dengan k<n
     C(n,k)=nkC=n!(nk)!.k!=1
Contoh soal
Dalam suatu kelas yang terdiri dari 20 orang, akan dipilih 3 orang untuk mewaliki lomba matematika. Banyak cara memilih 3 orang tersebut adalah...
Pembahasan
Dari soal maka dapat dicari dengan kombinasi 3 unsur yang di ambi dari 20 unsur yang ada. Maka C(20,3)=203C=20!(203)!.3!=20.19.18.17!17!.3.2.1=20.19.3
Lihat juga: Soal peluang, Distribusi Normal, Peluang Binomial

Saturday, May 16, 2020

Pembahasan Soal SBMPTN Turunan [1]

UM-UGM 2005
Turunan dari f(x)=x27xx adalah ...
Pembahasan
y=uvy=uvuvv2
f(x)=x27xx, maka
f(x)=2x.(xx)(x27).32x12(xx)2
f(x)=2x2x32x2x+212xx2xx
f(x)=x2+212x2x

SBMPTN 2014
Jika m dan n bilangan real dan fungsi f(x)=mx3+2x2nx+5 memenuhi f(1)=f(5)=0, maka 3mn=...
Pembahasan
f(x)=mx3+2x2nx+5
f(x)=3mx2+4xn
x=1f(1)=3m+4n=03mn=4

SIMAK UI 2011
Diketahui fungsi f dan g dengan f(2)=3 dan g(2)=4. Jika pada saat x=2, turunan dari (f.g)(x) adalah 11 dan turunan dari f2+g2)(x) adalah 20, maka turunan dari fg(x) saat x=2 adalah ...
Pembahasan
(f.9)(x)=f(x).g(x)+f(x).g(x)
saat x=2 maka (f.9)(2)=f(2).g(2)+f(2).g(2)
                      11=3g(x)+4f(x)...(i)
Misalkan h(x)=f2(x)+g2(x), maka
          h(x)=2f(x).f(x)+2g(x)g(x)
          h(2)=2f(2).f(2)+2g(2)g(2)
          20=2f(x).3+2g(x).4
          10=3f(x)+4g(x)...(ii)
Berdasarkan (i) dan (ii) dengan menggunakan konsep sistem persamaan linier dua variabel, maka dapat diperoleh g(2)=1 dan f(2)=2. Jadi
p(x)=(fg)(x)=f(x)g(x)
p(x)=f(x)g(x)f(x)g(x)(g(x))2
p(2)=f(2)g(2)f(2)g(2)(g(2))2
p(x)=3.12.4(1)2=5

UM UGM 2018
Fungsi f(x)=cos2x+3sin2x+1, 0xπ, mencapai ekstrim pada saat x=x1 dan x=x2. Nilai dari x1+x2 adalah ...
Pembahasan
Mencapai ekstrim saat turunan pertama sama dengan 0, maka
f(x)=0
2sin2x+23cos2x=0
2sin2x=23cos2x
sin2xcos2x=232
tan2x=32x=120o,300o
Maka di dapat:
2x1=120ox1=60o
2x2=300ox2=150o
x1+x2=60o+150o=210o
Lihat juga: Materi TurunanSoal UN Turunan

Sunday, May 10, 2020

PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LOGARITMA

Logaritma dengan bilangan pokok atau basis a dapat dinyatakan sebagai alog y=xy=ax; dimana a>0 dan a1, y>0.

Persamaan Logaritma
1. alog x=alog yx=y
Dengan syarat a>0,a1,x>0, dan y>0
2. alog f(x)=cf(x)=ac
Dengan syarat a>0,a1, dan f(x)>0
3. alog f(x)=alog g(x);f(x)=g(x)
Dengan syarat a>0,a1,f(x)>0, dan g(x)>0
4. alog f(x)=blog f(x)f(x)=1
Dengan syarat a>0,a1,b>0,b1,ab, dan f(x)>0
5. g(x)log f(x)=cf(x)=g(x)c
Dengan syarat g(x)>0,g(x)1, dan f(x)>0
6. f(x)log g(x)=f(x)log h(x)g(x)=h(x)
Dengan syarat f(x)1,f(x)>0,g(x)>0, dan h(x)>0
7. f(x)log h(x)=g(x)log h(x)1.f(x)=g(x); dan 2.h(x)=1
Dengan syarat h(x)>0,f(x)1,f(x)>0,g(x)1, dan g(x)>0
6. a(plog x)2+b(plog x)+c=0 dengan memisalkan plog x=y maka
    a(plog x)2+b(plog x)+c=0ay2+by+c=0 [selesaikan dengan persamaan kuadrat]
    ❤ Trik: x1.x2=pba

Contoh Soal
1. Selesaikan 4log (3x+1)=2
Pembahasan
4log (3x+1)=2(3x+1)=42
(3x+1)=16
3x=15x=5
2. Akar-akar persamaan 10.9log2x5.9logx1=0, adalah x1 dan x2. Nilai dari x1.x2 adalah ...
Pembahasan
x1.x2=pba
x1.x2=9(5)10=912=3
3. Himpunan penyelesaian dari 2log2x+2.2logx3=0 adalah ...
Pembahasan
Misalkan 2logx=y, maka 2log2x+2.2logx3=0y2+2y3=0
(y1)(y+3)=0
y=1 atau y=3
y=1 2logx=1x=21=2
y=3 2logx=3x=23=18
Maka himpunan penyelesaiannya adalah {2,18}

4. Tentukan nilai x yang memenuhi persamaan alog (x+13)=alog 6

Pembahasan

alog (x+13)=alog 6x+13=6

x=613=7

Jadi, nilai x yang memenuhi persamaan alog (x+13)=alog 6 adalah -7

5. Tentukan nilai x agar persamaan x+1log (x2+1)=x25log (x2+1) bernilai benar 

Pembahasan
Solusi pertama:
x+1log (x2+1)=x25log (x2+1)x+1=x25
0=x2x51
0=x2x6
0=(x+2)(x3)
0=x+2 atau 0=x3
x=2 atau x=3
Periksa syarat untuk x=2 dan x=3
untuk x=2:
x2+1=(2)2+1=4+1=5>0 memenuhi
x+1=(2)+1=1<0 tidak memenuhi
x25=(2)25=45=1<0 tidak memenuhi
untuk x=3:
x2+1=(3)2+1=9+1=10>0 memenuhi
x+1=(3)+1=4>0 memenuhi
x25=(3)25=95=4>0 memenuhi
Ini berarti, nilai x=3 merupakan solusi

solusi kedua:
x+1log (x2+1)=x25log (x2+1)x2+1=1
x2=0
x=0
Periksa syarat untuk x=0
x2+1=(0)2+1=0+1=1>0 memenuhi
x+1=0+1=1>0 memenuhi
x25=025=5<0 tidak memenuhi
Ini berarti, nilai x=0 bukan solusi
Jadi, nilai x agar persamaan x+1log (x2+1)=x25log (x2+1) bernilai benar adalah 3

Pertidaksamaan Logaritma
a. untuk a>1
1. alog f(x) alog g(x)f(x)g(x)
2. alog f(x) alog g(x)f(x)g(x)
b. untuk 0<a<1
1. alog f(x) alog g(x)f(x)g(x)
2. alog f(x) alog g(x)f(x)g(x)
dengan syarat f(x)>0 dan g(x)>0

Contoh Soal
1. Himpunan penyelesaian pertidaksamaan 2log2x+2.2log2x>2 adalah ...
Pembahasan
2log2x+2.2log2x>2
2log2x+2(2log2+2logx)>2
2log2x+2(1+2logx)>2
2log2x+2+22logx>2
2log2x+22logx>0
2logx=y
y2+2y>0
y(y+2)>0
y=0 atau y=2
Maka y<2 atau y>0
օ y=02logx=0x=20=1
օ y=22logx=2x=2(2)=14
Maka x<14 atau x>1
Syarat:
1. x>0,
2. 2x>0x>0
Maka himpunan penyelesaiannya adalah 0<x<14 atau x>1

2. Himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan logaritma 12log(14x)12log(x5) 12log(x+2) adalah ...
Pembahasan
12log(14x)12log(x5)12log(x+2)
12log(14x)(x5) 12log(x+2)
12log(x2+19x70) 12log(x+2)
x2+19x70x+2
x219x+70x2
x218x+720
(x14)(x5)0
x=14 atau x=5
Maka x5 atau x14
Syarat:
1. 14x>0x<14
2. x5>0x>5
3. x+2>0x>2
Maka himpunan penyelesaiannya adalah irisan dari maka x5 atau x14 dan syarat. Maka himpunannya adalah 5<x6 atau 12x<14
Lihat juga: Soal-Soal UN Logaritma

Monday, May 4, 2020

Menyelesaikan Persamaan Trigonometri

❤ Persamaan trigonometri sederhana bentuk f(x)=c, tentukan dulu sudut yang menghasilkan perbandingan trigonometri pada ruas kanan dengan cara:
〉Jika sin x=sin α, maka
     a. x=α+k.360o
     b. x=(180oα)+K.360o
〉Jika cos x=cos α, maka
     a. x=α+k.360o
     b. x=α+k.360o
〉Jika tan x=tan α, maka
     a. x=α+k.180o
dimana k=...,3,2,1,0,1,2,3,...
Contoh Soal
1. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan 2sin x=1 untuk 0ox360o.
Pembahasan
2sin x=1
sin x=12
sin x=sin 30oα=30o
a. x=α+k.360o
    x=30o+k.360o
k=1x=30o+(1).360o=330o [tidak memenuhi karena tidak berada pada selang]
k=0x=30o+0.360o=30o [memenuhi]
k=1x=30o+1.360o=390o [tidak memenuhi karena tidak berada pada selang]
b. x=(180oα)+k.360o
    x=(180oα)+k.360o
    x=(180o30o)+k.360o
    x=150o+k.360o
k=1x=150o+(1).360o=210o [tidak memenuhi karena tidak berada pada selang]
k=0x=150o+(0).360o=150o [memenuhi]
k=1x=150o+1.360o=510o [tidak memenuhi karena tidak berada pada selang]
Maka himpunan penyelesaiannya adalah {30o,150o}

2. Himpunan penyelesaian dari persamaan 2cos (2x60o)1=0 untuk 0ox180o adalah ...
Pembahasan
2cos (2x60o)1=0
2cos (2x60o)=1
cos (2x60o)=12
cos (2x60o)=cos 60oα=60o
a. 2x60o=α+k.360o
    2x60o=60o+k.360o
    2x=120o+k.360o
    x=60o+k.180o
k=1x=60o+(1).180o=120o [tidak memenuhi karena tidak berada pada selang]
k=0x=60o+0.180o=60o [memenuhi]
k=1x=60o+1.180o=240o [tidak memenuhi karena tidak berada pada selang]
b. 2x60o=α+k.360o
    2x60o=60o+k.360o
    2x=k.360o
    x=k.180o
k=1x=(1).180o=180o [tidak memenuhi karena tidak berada pada selang]
k=0x=0.180o=0o [memenuhi]
k=1x=1.180o=180o [memenuhi]
Maka himpunan penyelesaiannya adalah {0o,60o,180o}

❤ Persamaan trigonometri dalam bentuk Acos x+Bsin x=c.
Acos x+Bsin x=cKcos(xβ)=c
Dimana K=A2+B2 dan β=arc tan BA
Pembuktian
Acos x+Bsin x=Kcos(xβ)
                         =K(cos x.cos β+sin x.sin β)
                         =K.cos x.cos β+K.sin x.sin β
                         =K.cos β.cos x+K.sin β.sin x
Maka
K.cos β=AK2.cos2 β=A2 .... [1]
K.sin β=BK2.sin2 β=B2 .... [2]
Jumlahkan persamaan [1] dan [2], maka
K2.cos2 β+K2.sin2 β=A2+B2
K2(cos2 β+sin2 β)=A2+B2
K2=A2+B2K=A2+B2
Jika K.sin β=B dibagi dengan K.cos β=A, maka
K.sin βK.cos β=BA
tan β=BAβ=arc tan BA
Contoh Soal
1. Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan cos xsin x=1, jika 0ox360o
Pembahasan
cos xsin x=1Kcos(xβ)=1
K=12+(1)2=2
β=arc tan 11
β=arc tan (1)β=45o
Maka cos xsin x=12cos(x+45o)=1
2cos(x+45o)=1
cos(x+45o)=12
cos(x+45o)=122
cos(x+45o)=cos 45oα=45o
a. x+45o=α+k.360o
    x+45o=45o+k.360o
    x=k.360o
k=1x=(1).360o=360o [tidak memenuhi karena tidak berada pada selang]
k=0x=0.360o=0o [memenuhi]
k=1x=1.360o=360o [memenuhi
b. x+45o=α+k.360o
    x+45o=45o+k.360o
    x=90o+k.360o
k=1x=90o+(1).360o=450o [tidak memenuhi karena tidak berada pada selang]
k=0x=90o+0.360o=90o [tidak memenuhi karena tidak berada pada selang]
k=1x=90o+1.360o=270o [memenuhi]
Maka himpunan penyelesaiannya adalah {0o,270o,360o}

Friday, April 24, 2020

UTS KELAS VII

Ulangan Tengah Semester Kelas VII semester 1 materi operasi bilangan bulat, bilangan pecahan, dan aljabar. Berikut soalnya

SOAL DAN PEMBAHASAN PELUANG SMA

1. Dari 9 orang calon pengurus RT akan dipilih 1 orang ketua, 1 orang wakil ketua, dan 1 orang bendehara. Banyak kemungkinan susunan pengurus RT adalah ...
Pembahasan
Karena di pilih 3 orang yang menduduki jabatan berbeda-beda [memperhatikan urutan], maka 93P=9!(93)!=9.8.7.6!6!=9.8.7=504

2. Suatu reuni dihadiri 30 orang peserta. Jika mereka saling berjabat tangan, banyak jabat tangan yang terjadi adalah ...
Pembahasan
Dalam berjabat tangan dilakukan oleh 2 orang, jadi setiap orang dapat melakukan jabat tangan sekali. Ini sama artinya kita memilih dua orang untuk melakukan jabat tangan dari 30 orang. Karena dalam jabat tangan tidak memperhatikan urutan, kita cuma memilih 2 orang dari 30 orang maka banyaknya jabat tangan yang terjadi adalah 302C=30!(302)!.2!=30.29.28!28!.2.1=15.29=435.

3. Pada percobaan melempar dua buah dadu bersamaan satu kali, peluang munculnya mata dadu berjumlah 4 atau 10 adalah ...
Pembahasan
Dalam percobaan melempar dua buah dadu dapat di cari ruang sampelnya [S] sebagai berikut
S=(1,1)(1,2),(1,3),...,(2,1),(2,2),...,(3,1),(3,2),...,(6,6)n(S)=62=36
Misalkan A adalah himpunan munculnya mata dadu berjumlah 4 dan B adalah himpunan mata dadu berjumlah 10, maka
A=(1,3),(2,2),(3,1)n(A)=3P(A)=n(A)n(S)=336
B=(4,6),(5,5),(6,4)n(B)=3P(B)=n(B)n(S)=336
Karena yang di tanya peluang munculnya mata dadu berjumlah 4 atau 10, maka
P(AB)=P(A)+P(B)=336+336=636=16

4. Tiga mata uang logam dilempar undi sebanyak 64 kali. Frekuensi harapan muncul dua gambar dan satu angka adalah ...
Pembahasan
Dalam percobaan melempar 3 buah uang logam dapat dicari ruang sampelnya [S] sebagai berikut
S=(AAA),(AAG),(AGA),(GAA),....(GGG)n(S)=23=8
Misalkan A adalah himpunan muncul dua gambar dan satu angka, maka
A=(GGA),(GAG),(AGG)n(A)=3p(A)=n(A)n(S)=38
Jadi Frekwensi harapan dengan N=64 adalah
FH(A)=P(A).N=38.64=3.8=24

5. Pada sebuah lemari pakaian tersimpan 5 baju putih dan 3 baju biru. Jika di ambil dua baju secara acak satu persatu berturut-turut tanpa pengembalian, maka peluang terambil pertama baju putih dan kedua baju biru adalah ...
Pembahasan
Pengambilan pertama satu baju putih, maka peluangnya adalah
P(P)=n(P)n(S)=58
Pengambilan kedua satu baju biru, karena di soal dinyatakan tanpa pengambilan maka n(S)=7 [karena sudah di ambil 1 baju putih], maka peluang pada pengambilan kedua adalah ...
P(B)=n(B)n(S)=37
Jadi peluang terambil pertama baju putih dan kedua baju biru adalah
P(PB)=58.37

Lihat Juga: Peluang Kejadian Saling Bebas Stokastik

Wednesday, April 15, 2020

LKS TRAPESIUM DAN JAJAR GENJANG

Berikut merupakan Lembar Kerja Siswa [LKS] untuk materi keliling dan luas bangun datar yaitu trapesium dan jajar genjang. Lihat kembali:

Sunday, April 12, 2020

PELUANG KEJADIAN SALING BEBAS STOKASTIK

❤❤ PELUANG KEJADIAN SALING BEBAS STOKASTIK❤❤
Kejadian saling bebas stokastik jika munculnya kejadian pertama tidak mempengaruhi peluang munculnya kejadian kedua. Misalkan pada percobaan pelemparan sekeping mata uang logam dan sebuah dadu secara bersamaan sebanyak satu kali. KL adalah kejadian munculnya sisi gambar pada uang logam dan KD adalah kejadian munculnya mata dadu genap. Perhatikan bahwa munculnya sisi gambar pada uang logam tidak mempengaruhi munculnya mata dadu genap, sehingga KL dan KD disebut kejadian saling bebas stokastik
Peluang terjadinya KL dan KD ditulis (KLKD) untuk KL dan KD saling bebas stokastik adalah (KLKD)=P(KL).P(KD)=n(KL)n(S).n(KD)n(S)
Kejadian A1,A2,...,Ak adalah kejadian-kejadian saling bebas stokastik secara lengkap jika
P(A1A2...Ak)=P(A1)P(A2)...P(Ak)
Contoh soal.
Pada percobaan  melempar 2 dadu, A adalah kejadian dadu pertama muncul mata genap, B adalah kejadian dadu kedua muncul mata dadu kurang dari 3. Berapa peluang kejadian A dan B.
Jawab
A= Kejadian dadu pertama muncul mata genap
👉A={2,4,6}n(A)=3P(A)=n(A)n(S)=36=12
B= Kejadian dadu kedua muncul mata dadu kurang dari 3
👉B={1,2}n(B)=2p(B)=n(B)n(S)=26=13
👉 Maka, P(AB)=P(A).P(B)=12.13=16
 
⃟ Peluang Pengambilan dengan Pengembalian
Peluang pengambilan dengan pengembalian dapat di pandang sebagai kejadian yang saling bebas.
(KLKD)=P(KL).P(KD)=n(KL)n(S).n(KD)n(S)
Contoh soal.
Sebuah kotak berisi 5 bola merah dan 4 bola putih. Jika diambil 2 bola satu per satu dengan pengembalian. Berapa peluang bola yang terambil berturut-turut berwarna merah dan putih.
Jawab
Misalkan A adalah kejadian munculnya bola merah pada pelemparan pertama, maka
n(A) menyatakan banyaknya bola merah yaitu 5 dan n(S) menyatakan banyaknya semua bola yaitu 9.
P(A)=n(A)n(S)=59
Karena bola yang sudah di ambil pada pengambilan pertama dikembalikan lagi, maka n(S) atau  banyaknya semua bola tetap yaitu 9. Misalkan B adalah kejadian munculnya bola putih dan n(B) menyatakan banyaknya bola merah yaitu 4, maka
P(B)=n(B)n(S)=49
Jadi peluang bola yang terambil berturut-turut berwarna merah dan putih adalah (AB)=P(A).P(B)=59.49=2081

❤❤ PELUANG BERSYARAT❤❤
Pada suatu percobaan, jika kejadian A dan B dapat terjadi bersama-sama tetapi terjadi atau tidak terjadinya A akan mempengaruhi terjadia atau tidak terjadinya kejadian B, maka kejadian tersebut disebut kejadian bersyarat dan berlaku:
Peluang munculnya kejadian A dengan syarat kejadian B telah terjadi adalah
P(A/B)=P(AB)P(B) dengan P(B)0
Contoh soal.
1. Pada pelemparan 2 buah dadu, berapakah peluang kejadian munculnya angka 1 pada dadu pertama dengan syarat kejadian munculnya jumlah kedua dadu kurang dari 4 terlebih dahulu.
Jawab
Dari soal diketahui dua dadu, maka n(S)=62=36
A= Kejadian munculnya angka 1 pada dadu pertama
A={(1,1);(2,1);(3,1);(4,1);(5,1);(6,1)}
B= Kejadian munculnya jumlah kedua dadu kurang dari 4 [sebagai syarat]
B={(1,1);(1,2);(2,1)}n(B)=3
👉 P(B)=n(B)n(S)=336
(AB)={(1,1);(2,1)}n(AB)=2
👉 P(AB)=n(AB)n(S)=236
Jadi P(A/B)=P(AB)P(B)=236336=23

2. Sebuah koin seimbang dilempar dua kali. Berapa peluang munculnya dua sisi muka dengan syarat sisi muka muncul pertama.
Jawab
Dari soal diketahui dua koin, maka n(S)=22=4
A= Kejadian dua sisi muka [gambar]
A={(GG)}
B= Kejadian sisi muka muncul pertama [sebagai syarat]
B={(GG),(GA)}n(B)=2
👉 P(B)=n(B)n(S)=24=12
(AB)={(GG)}n(AB)=1
👉 P(AB)=n(AB)n(S)=14
Jadi P(A/B)=P(AB)P(B)=1412=12

⃟ Peluang Pengambilan tanpa Pengembalian
Peluang pengambilan tanpa pengembalian dapat dipandang sebagai kejadian bersyarat.
P(A/B)=P(AB)P(B)P(AB)=P(A/B).P(B)
Contoh soal.
Pada pengambilan dua buah kartu bridge satu per satu tanpa pengembalian. Berapa peluang terambil kartu AS pada pengambilan pertama dan kartu king pada pengambilan kedua.
Jawab
Misalkan A adalah kejadian munculnya kartu As pada pengambilan pertaman(A) menyatakan banyaknya kartu As pada karu bridge yaitu 4.  n(S) menyatakan banyaknya semua kartu bridge dalam satu set yaitu 52. Maka,
    👉 P(A)=n(A)n(S)=452
Satu kartu As pada pengambilan pertama tidak dikembalikan lagi sehingga jumlah tumpukan kartu menjadi 51 [n(S)=51]. Jika B adalah kejadian munculnya kartu king pada pengambilan kedua dan banyaknya kartu king pada satu set kartu adalah 4 [n(B)=4], maka
    👉 P(B/A)=n(B/A)n(S)=451
Jadi peluang terambil kartu AS pada pengambilan pertama dan kartu king pada pengambilan kedua adalah P(AB)=P(B/A).P(A)=451.452

Lihat juga: Soal dan Pembahasan Peluang, Soal-Soal Peluang, Distribusi Normal, Distribusi Binomial

Saturday, April 4, 2020

GARIS POLAR

Jika terdapat titik P(x0,y0) berada di luar lingkaran L:x2+y2=r2, maka dari titik P dapat di buat dua garis singgung yang menyinggung lingkaran L di titik A(x1,y1) dan B(x2,y2). Garis singgung tersebut berturut-turut g1 dan g2, dimana:
   g1:x1x+y1y=r2
   g2:x2x+y2y=r2
Karena titik A(x1,y1) dan B(x2,y2) berada pada lingkaran L.
Lihat seperti gambar di bawah.

Garis singgung g1 dan g2 melalui titik P(x0,y0), maka berlaku:
x1x0+y1y0=r2 dan x2x0+y2y0=r2
dari dua persamaan di atas, dapat disimpulkan bahwa koordinat-koordinat titik A(x1,y1) dan B(x2,y2) memenuhi persamaan x0x+y0y=r2.
Jadi
❤ Persamaan garis kutub/polar dari titik P(x0,y0) terhadap lingkaran L:x2+y2=r2 adalah p:x0x+y0y=r2
Maka berlaku pula untuk bentuk lingkaran yang lain.
❤ Persamaan garis kutub/polar dari titik P(x0,y0) terhadap lingkaran (xa)2+(yb)2=r2 adalah (x0a)(xa)+(y0b)(yb)=r2
❤Persamaan garis kutub/polar dari titik P(x0,y0) terhadap lingkaran x2+y2+Ax+By+C=0 adalah x0x+y0y+12A(x0+x)+12B(y0+y)+C=0

Dapat disimpulkan beberapa hal mengenai garis polar yaitu sebagai berikut.
1. Jika suatu titik berada di luar lingkaran misalkan titik A, maka garis kutub/polarnya memotong lingkaran di dua titik. Lihat gambar di bawah

2. Jika suatu titik berada pada lingkaran misalkan titik B, maka garis kutub/polarnya adalah garis singgung lingkaran di titik B. Lihat gambar di bawah


3. Jika suatu titik berada di dalam lingkaran misalkan titik C, maka garis kutub/polarnya tidak memotong maupun menyinggung lingkaran. Lihat gambar di bawah

Dalam soal garis polar ini biasanya digunakan untuk mencari garis singgung suatu lingkaran yang melalui titik di luar lingkaran. Contohnya bisa di lihat di bawah ini.
Diketahui lingkaran L:x2+y2=16 dan titik P(3,4) di luar lingkaran. Tentukan persamaan-persamaan garis singgung lingkaran L yang melalui titik P.
Jawab
👉 Persamaan polar/kutub dari titik P(3,4) terhadap lingkaran L:x2+y2=16 adalah 3x+4y=16
Persamaan polar 3x+4y=16 memotong lingkaran L:x2+y2=16, maka kita perlu mencari titik potongnya.
👉 3x+4y=16y=16+3x4y=4+34x, kemudian substitusi ke persamaan lingkaran x2+y2=16
x2+(4+34x)2=16
x2+16+6x+916x2=16
x2+916x2+6x=0
16x2+9x2+96x=0
25x2+96x=0
x(25x+96)=0
x=0 atau x=9625
Untuk x=0y=4+34(0)=4. Jadi titik potongnya (0,4)
Untuk x=9625y=4+34(9625)=47225=2825. Jadi titik potongnya (9625,2825)
Titik (0,4) dan (9625,2825) merupakan titik singgung yang berada pada lingkaran. Jadi bisa kita buat persamaan garis singgung di titik tersebut.
👉 Untuk titik singgung (0,4) dan lingkaran L:x2+y2=16, maka persamaan garis singgungnya  0x+4y=164y=16y=4
👉 Untuk titik singgung (9625,2825) dan lingkaran L:x2+y2=16, maka persamaan garis singgungnya 9625x+2825y=1696x+28y=40024x+7y=100

Tuesday, March 31, 2020

SEGITIGA DAN SEGIEMPAT

Berikut merupakan penggalan buku dari Matematika Kelas VII Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 Materi Segitiga dan Segiempat.


Penggalan Buku Matematika yang di tulis oleh J. Dris, Tasari yang diterbitkan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementrian Pendidikan Nasional Tahun 2011.


Penggalan Buku Matematika yang di tulis oleh Dewi Nuharini dan Tri Wahyuni "Matematika Konsep dan Aplikasinya" Tahun 2008.

Soal Latihan
1). Sebuah kolam berbentuk persegi dengan ukuran sisinya 10 m. Tentukan
      a. Keliling kolam
      b. Luas kolam
2). Bentuk rumah Burhan adalah persegi dengan luas 64 m2. Tentukan ukuran sisi dari rumah Burhan.
3). Sebuah lapangan basket berbentuk persegi panjang memiliki luas 84 m2 dengan panjang 12m. Hitunglah lebar dan keliling lapangan tersebut.
4). Kamar mandi Cupli akan dipasangi keramik. Luas kamar mandi 20 m2, dan luas keramik 20 cm2. Berapa dus yang diperlukan untuk memasang keramik tersebut dengan catatan 1 dus = 5 buah keramik.
Catatan: 
    ❤ 1 m=100 cm
    ❤ 1 m2=10.000 cm2

Thursday, March 26, 2020

Pembahasan soal SBMPTN Trigonometri [2]

SBMPTN 2017
Jika 2sinx+3cotx3cscx=0, dengan 0<x<π2 maka sinx.cosx=...
Pembahasan
2sinx+3cotx3cscx=0
2sinx+3cosxsinx31sinx=0
2sin2x+3cosx3sinx=0
2(1cos2x)+3cosx3sinx=0
22cos2x+3cosx3 dengan sinx0
2cos2x3cosx+1=0
Misalkan cosx=y, maka
2y23y+1=0
(2y1)(y1)=0
y=12 atau y=1
karena 0<x<π2, maka kita pilih y=12cosx=12. Berdasarkan cosx=12 perhatikan gambar di bawah!
Berdasarkan gambar di atas, maka sinx.cosx=12=32.12=143

SBMPTN 2017
Jika 2tanx1tan2x5=0 dengan 0<x<π2 maka cos2xsin2x=...
Pembahasan
2tanx1tan2x5=0
2tanx1tan2x=5
tan(2x)=5 dapat dibuat gambar segitiga seperti di bawah ini
Berdasarkan gambar di atas, maka cos2xsin2x=cos(2x)=126

SBMPTN 2017
Diketahui persamaan secθ(secθ(sinθ)2+233sinθ)=1. Jika θ1 dan θ2 adalah solusi dari persamaan tersebut, maka tanθ1.tanθ2=...
Pembahasan
secθ(secθ(sinθ)2+233sinθ)=1
1cosθ(1cosθ.sin2θ+233sinθ)=0
sin2θcos2θ+23.sinθcosθ=1
tan2θ+23tanθ=1
tan2θ+23tanθ1=0
Anggap persamaan kuadrat dengan variabel tanθ, maka tanθ1.tanθ2=ca=11=1

UGM 2018
Diberikan persamaan 2sin3xcos2x2sinx=0, 0x3π2. Jika x1 penyelesaian terkecil dan x2 penyelesaian terbesar dari persamaan tersebut, maka x2x1=...
Pembahasan 
2sin3xcos2x2sinx=0
2sin3x(1sin2x)2sinx=0
2sin3x+sin2x2sinx1=0
(sinx1)(sinx+1)(2sinx+1)=0
sinx=1 atau sinx=1 atau sinx=12
Untuk sinx=1x=90o
Untuk sinx=1x=270o
Untuk sinx=12x=210o,330o
maka x2x1=330o90o=240o

SBMPTN 2018
Himpunan semua bilangan real x pada selang (π,2π) yang memenuhi csc x(1cotx)<0 berbentuk (a,b). Nilai a+b adalah ...
Pembahasan
csc x(1cotx)<0
1sinx(1cosxsinx)<0
1sinx(sinxcosxsinx)<0
sinxcosxsin2x<0sin2x>0, jadi haruslah sinxcosx<0 agar memenuhi sinxcosxsin2x<0.


Pembahasan Soal SBMPTN Logaritma [1]

SBMPTN 2018
Jika 24logx4log(4x+3)=1, maka 2logx=...
Pembahasan
24logx4log(4x+3)=1
4logx24log(4x+3)=4log41
4log(x24x+3)=4log(14)
Maka x24x+3=14
          4x2=4x+3
          4x24x3=0
          (2x3)(2x+1)=0x=32 atau x=12[Tidak Memenuhi]
x=322logx=2log(32)=2log32log2=2log31

SBMPTN 2018
Jika α dan β adalah akar-akar dari persamaan xlog3xlog(2x4+4x)=1, maka α+β=...
Pembahasan
xlog3xlog(2x4+4x)=1
xlog(32x4+4x)=xlogx
32x4+4x=x
3=2x24x+4
2x24x+1=0α+β=42=2

SBMPTN 2015
Diketahui plog2=9 dan qlog4=8. Jika s=p3 dan t=q2, maka nilai tlogs adalah ...
Pembahasan
Catatan yang perlu di ingat: alogb=cb=ac
🍀 plog2=92=p9p=219p3=t=213
🍀 qlog4=84=q8q=418q2=s=414
Jadi
tlogs414log213=1314 4log2=43.12 2log2=23

SBMPTN 2014
Jika ploga=2 dan qlog8p=2, maka 2plogpq2a=...
Pembahasan
Berdasarkan Soal:
🍀 ploga=2a=p2
🍀 qlog8p=28p=q2
Jadi
2plogpq2a=2plogp(8p)p2=2plog8=2plog23=3 2plog2=32log2p

SBMPTN 2014
Jika x1 dan x2 adalan penyelesaian persamaan (2logx)2+2logx=6 maka x1x2=...
Pembahasan
(2logx)2+2logx=6, misalkan 2logx=y, maka
y2+y=6
y2+y6=0
y1+y2=ba=11=1
y1+y2=2logx1+2logx2=2logx1.x2
Maka 2logx1.x2=1x1.x2=21=12



Sunday, March 22, 2020

LEMBAR KERJA SISWA MATERI SEGIEMPAT

SIFAT-SIFAT SEGIEMPAT
TUJUAN PEMBELAJARAN
    ♥ Siswa dapat memahami jenis dan sifat-sifat segiempat
KEGIATAN
♣  Apakah yang dimaksud dengan diagonal?
♣  Apakah yang dimaksud dengan simetri putar?
♣  Apakah yang dimaksud dengan simetri lipat?
Perhatikan gambar di bawah ini:

Sebutkan gambar yang sejenis dengan gambar A. Sebutkan ciri-ciri/sifat-sifat dari bangun A tersebut berdasarkan:

  • Panjang sisi bangun segiempat. Apakah semua sisi sama panjang atau tidak sama panjang?
  • Panjang sisi yang berhadapan. Apakah sama panjang atau tidak sama panjang?
  • Apakah mempunyai sepasang sisi sejajar atau dua pasang sisi sejajar?
  • Kedudukan sisi-sisi yang berhadapan. Apakah sejajar atau berpotongan tegak lurus atau berpotongan tidak tegak lurus.
  • Kedudukan diagonal-diagonalnya. Apakah sejajar atau berpotongan?
  • Apakah masing-masing diagonal membagi daerah menjadi dua bagian sama besar atau tidak sama besar?
  • Apakah titik potong kedua diagonal ditengah-tengah bangun tersebut jika seandainya diagonalnya berpotongan?
  • Bagaimana panjang diagonalnya. Apakah sama panjang atau tidak sama panjang?
  • Besar masing-masing sudutnya. Apakah semua sudut sama besar atau tidak sama besar?
  • Besar sudut-sudut yang berhadapan. Apakah sama besar atau tidak sama besar atau jumlahnya 180o
  • Besar sudut-sudut yang berdekatan. Apakah sama besar atau tidak sama besar atau jumlahnya 180o
  • Berapa memiliki simetri lipat?
  • Berapa memiliki simetri putar?
Sebutkan gambar yang sejenis dengan gambar B,C,D,G. Sebutkan ciri-ciri/sifat-sifat dari bangun B,C,D,G tersebut sesuai ciri-ciri di atas.

♣  Apakah persamaan dan perbedaan sifat-sifat persegi dengan persegi panjang?
♣  Apakah persamaan dan perbedaan sifat-sifat jajargenjang dengan trapesium?
♣  Apakah persamaan dan perbedaan sifat-sifat belah ketupat dengan layang-layang?
♣  Apakah persamaan dan perbedaan sifat-sifat persegi dengan belah ketupat?
♣  Perhatikan gambar di bawah ini
    ♡ Tentukan nilai y
    ♡ Tentukan besar sudut BAD
    ♡ Tentukan besar sudut ABC






♣  Perhatikan gambar di bawah ini
Jika AD=(2x+5), BC=(x+7), ABC=60o, maka tentukan.
   ♡ Nilai x
   ♡ Panjang sisi AD
   ♡ Besar ADC dan BCD

Saturday, March 21, 2020

KEKONTINUAN SUATU FUNGSI

Kontinu dalam arti sederhana adalah proses yang berkelanjutan tanpa perubahan yang mendadak. Fungsi yang kontinu adalah fungsi yang grafiknya terus berlanjut tanpa adanya putus atau hilang. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini.
1. Fungsi g(x) tidak kontinu [Diskontinu]
2. Fungsi f(x) tidak kontinu [Diskontinu]
 3. Fungsi h(x) kontinu
Definisi:
Fungsi f(x) dikatakan kontinu pada x=a jika limxaf(x)=f(a)
Dari definisi di atas, secara implisit mengartikan bahwa jika suatu fungsi f(x) kontinu mensyaratkan tiga hal berikut.
1. f(a) terdefinisi [ada]
2. limxaf(x) ada
3. limxaf(x)=f(a)
Sedangkan, fungsi f(x) dikatakan diskontinu pada x=b jika \lim_{x\rightarrow a}fx\neq fa.
Perhatikan contoh berikut:
1. Diketahui fungsi f sebagai berikut:
f(x)={x+1 ; x>12 ; x=13x21 ; x<1
Tentukan apakah fungsi berikut kontinu saat x=1.
Jawab.
👉 f(1)=2 [Terdefinisi/ada]
👉 Berdasarkan materi Konsep Limit maka limx1f(x)=limx13x21=3(1)21=2 sedangkan limx1+f(x)=limx1+x+1=1+1=2. Karena limit kiri sama dengan limit kanan maka limx1f(x)=2
👉 limx1f(x)=f(1)=2
Karena ketiga syarat tersebut terpenuhi, maka fungsi f(x) di atas kontinu saat x=1.
2. Diketahui fungsi g sebagai berikut:
g(x)=x21x1
Tentukan apakah fungsi berikut kontinu saat x=1
Jawab.
👉g(1) tidak ada, karena jika kita substitusi x=1 ke fungsi g(x) akan menghasilkan penyebutnya 0. Oleh karena itu g(1) tidak terdefinisi.
Karena syarat pertama sudah tidak terpenuhi, maka kita tidak perlu mengecek syarat kedua dan ketiga karena sudah pasti fungsi g(x) tidak kontinu.